pErForMa ZoOM’S

September 13, 2007

RIEn N AtuL””

Filed under: emosionaL RienJ

Pertama kali kenal atul dulu waktu kita tinggal di asrama, dia baik. Satu yang tidak pernah saya lupakan dari dia adalah waktu saya dagangan makanan ringan, dia selalu membantu saya, mulai dari bungkusin dan penjualan. Untungnya sich lumayan tapi habis untuk sahabat2, ya setidaknya saya sudah bisa kasih sesuatu bwt sahabat2 saya dari jerih payah saya sendiri, iya!!!!!saya akrab dengan dia, satu tahun setengah, dan sampai sekarangpun masih tapi gak sedekat dulu. ntah kenapa, dia gak cocok dijadiin teman curhat…….dan dia orangnya gengsi untuk berterus terang. Dalam hal tertentu dia sering bwt sakit hati, iya sich tiada ruang bagi hati untuk membenci dalam kebersamaan, tapi bagi saya dia cocok jadi sahabat baik aja,,,,,,,,,,maaf ya tuL, kalau sikap saya berubah,,,emg kamu susah di mengerti sicH, heeeeee. Sejujurnya kamu juga ngerasa tiada kan tanpa tiadanya kita bareng2. Tapi percayalah saya tidak benci sama kamu, coz saya dengar cerita2 tentang kamu dari Qo2m bahwa kamu hanya bisa mengungkapkan bahasa emosional dengan cara seperti itu. .

“Saya doakan moga kamu mendapatkan sahabat yang jauh lebih pengertian dari saya”

Cerai beneran ma pedagang kaki Lima!!!!!!

Filed under: Uncategorized

Di kalangan pedagang kaki lima wajah saya dan juga sahabat saya faya dah gak asing lagi. mulai yang dari ujung pesanggrahan dan berjalan menyusuri masjid Fathullah. apalagi yang di sekitar komplek dosen tiga tahun oe!!!!!!. karena kita hobbY banget dengan yang namanya hunting makanan.

            kenapa sich mesti cerai………………..?????

coZZZ sekarang kita masak!!!!!!lumayan sich yang biasanya sehari kita keluar duwit hampir20ribu sehari, sekarang gak nyampek 10rb.

*Rienzumaroh (devisi konsumsi)

*faidahumami(devisi kajian)

*h5h sa’diyah(devisi kebersihan kamaR)

*niasyahRa(devisi kebersihan dapur)

 

 

seru< Kompak, asYIk bin eittttZZZZZZZZZZZZ

kado special bwt semangat hidup saya!!!!!

Filed under: Uncategorized

Pagi itu, hari Rabu 12Sept’07 adalah speciaL day bwt semangat hidup saya, ya!!!manusiawi banget tatkala saya pada titik kesulitan menentukan sikap terhadap kecenderungan hidup, tiba2 dapat apresiasi penuh dari bapak Darsana Setiawan, yaitu dosen Evaluasi Program Pendidikan, dan sanjungan dari sahabat2 kelas.

            Waduhhhh mbak Zoom”ternyata orang ndeso tapi kreativitasnya orang kota, kita yang tinggal di bumi betawi dengan metropolitannya kayak di kampung, gaptek.yachh!!1itulah kalimat dari sahabat saya, yang iya lontarkan setelah mendengar kata-kata bapak, kalau masih kesulitan tentang blog bisa minta ajarin Zumaroh, kebetulan saya sudah buka dan bagus…hEEEEEe Geeeeeeeeeeeeeeeeeeeer serentak sahabat kelas memusatkan perhatian ke saya. “siapa tahu lewat karya-karya kita di blog suatu hari menjadi salah satu catatatn harian yang di lelang alias kita cari2 orang, untuk dijadiin orang penting_____-

            bersemangat !!!!!!dan jadikan motivasi baru untuk memperbaiki motivasi kemaren…………….!!!!!!

            dilanjutkan acara maaf-maafan dan ucapan marhaban ya ramadhan, anggri sahabat saya berucap “maafkan saya ya zOOM yang sering ngacangin kamu”……………………………….Manajemen pEndidikan B’04……OK decHHH.

 

lantai Lima, FITK. 12Sept’07

 

sendiri daLam keramaian!!!!

Filed under: emosionaL RienJ

“””””——“”””””

            Ntah kenapa hidup sendiri tanpa pilihan hati telah menjadi keputusan bulat di akhir2 study S1 saya, bukan masalah gak laku “meminjam bahasa kasar sahabat saya di Surabaya”, Sebenarnya kalau ada kemauan bukan hanya ada, tapi sangat ada, dan sangat2,!!!! bahkan pada saat Arsyad ngomong sama saya, supaya saya cepet2 punya pilihan hati, saya cuman bisa menggeleng. Kalau tujuannya hanya untuk mencari kesenangan, mengatasi kesepian apa belum cukup yang Tuhan anugerahkan pada saya…….sahabat2 cow/cew yang mereka semua baik hati dan peduli sama saya. “saya belum siap sakit hati lagi, apapun maknanya dan manfaatnya”. (!ZzaH __AziZ N ZumaroH 4ever) nOOOOO!!!!

 

            Pertimbangan utama dan yang paling utama untuk saat ini, saya jauh lebih bahagia dengan meminimalisir kebutuhan emosionaL, iya!!!!kebutuhan2 ingin di sanjung itu kerap kali muncuL, tapi melihat cerita2 Lucu kalau gak boleh di bilang konyoL sahabat2 saya tentang dunia kayak gituan. Intinya yach belum ada yang sreg bin cocok untuk dijadikan pemimpin.

            Kalau saat ini dalam hal tertentu saya sudah tidak terhormat, trz apa yang akan saya berikan kepada jodoh saya nanti??kalau saya pernah salah, dengan semua kesalahan saya, membuat saya tidak merasa lebih baik dengan gadis lainnya, merasa lebih suci lantaran tanpa sahabat lawan jenis, iya!!!!moga saya lebih baik tapi bukan berarti memustuskan diri untuk tidak bersahabat . Yang penting kita bisa menjaga sikap. iya kan!!!!eitssss jangan berdua-duaan.

untuk hal ini saya berterima kasih sekali buat sahabat2 FUF,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,kalian semua hebat bin keren…….

FakultasUshuluddinDanFilsafat bagi saya adaLah lebih dari apa yang saya harap, kaLian semua UokeEEEE,,,,,,!!!!!

Baseman FUF, 11Sept’07

 

emoticon emoticon

makna sahabat bwt saya!!!!

Filed under: emosionaL RienJ

Di semester VII nie, hubungan saya dengan sahabat2 fakultas Syari’ah dan Hukum tidak seakrab dulu, khususnya sahabat2 di Politik Islam (Atul, Santi, Qo2m) dan sahabat2 Peradilan Agama (Fatima, Asri, Avina). banyak alasan diantaranya karena sebagian mereka dah pada di sibukkan dengan tugas akhir yaitu Atul, Qo2m, Santi. tapi yang menjadi alasan utama dan paling utama dari semuanya, semua itu karena Faidah yang membuat saya berat hati dan punya segan untuk mengahargai perasaan dan pendapat dia. karena Fay juga sahabat2 saya segan maen. “katanya sicH githu”.

            Dulu sebelum saya sekamar dengan dia, saya bebas dengan segala sikap saya. karena dulu sekamar berdua, saya Reguler dan teman saya NR so jarang bareng. Tapi saat ini bukan waktu yang tepat lagi untuk urusan kayak gituan.

iya!!!sahabat2 Syaria’ah selalu bilang sama saya, bahwa saya sangat berubah, mulai dari sikap saya dan cara bertutur.  Untuk acara kumpul bareng sampai daeng bareng di kotsan mewahnya Fatima, saya selalu menjawab “kalian sendiri juga tahu, bagaimana saya harus menghargai perasaan shohibati saya, saya gak mungkin meninggalkan dia sendirian di kamar, apalagi anak kamar saya yang dua adalah anak sunda so sering pulang”. spontan Fatima menjawab ‘iya Qom, tenang aja, setidaknya kalau Rien sakit kita tidak perlu khawatir lagi”.

            Dulu hampir setiap hari saya selalu menyempatkan mampir ke kotsan mereka, bahkan untuk ukuran seminggupun saya gak nampak di depan mereka dengan berbagai berita terkini tentang kampus, mereka dah pada kangen dengan cerita-cerita seru saya. Kalau saya jarang maen ke kotsan mbak Fatim, baru nyampai pintu saja dia langsung menyambut.. “wooow kemana saja Rien gak pernah muncul, kayak orang ilang saja, saya kangen nich cerita2 dari kamu.”

            Di banding mereka, di bidang akademik saya tidak sesukses dan sehebat mereka. Qo2m, Fatim, Faidah adalah calon2 The Best Student di kelasnya. dengan IP yang selalu berada di atas 3,7. waahhhhh. tapi saya tidak minder, dan sedikitpun tidak merasa lebih rendah dari mereka, bukannya saya sombong. jujur!!!!karena dalam dunia kampus, bagi saya mahasiswa berhak menentukan sikap untuk melakukan sesuatu yang menurutnya bermanfaat tentunya sesuai dengan Visi hidup masing-masing dari kita. Inti dari semua itu bahwa manusia dalam keserbabedaan dalam mencoreti tiap detik dari kehidupannya, tentunya hasilnya berbeda dan punya manfaat berbeda. memang harus beda, karena beda itu indah dan saling melengkapi.

            Orang bisa sukses di dunia akademik yang rata2  mereka tekun belajar dan selalu berhadapan dengan kegiatan yang namanya “membaca or ya belajar”, belum tentu sukses di dunia persahabatan, dan dunia lainnya. Karena kesibukannya dengan kegiatan tersebut membawa dampak di sisi kehidupan yaitu egoisme tinggi. “ya intinya manusia tidak bisa sukses di semua bidang, harus ada satu prioritas hidup yang menjadi ciri khas.” Kalau sudah begitu, dan kita tahu bahwa masing-masing dari kita mempunyai potensi masing-masing, masih pantaskah kita menganggap diri ini tiada arti dan selalu berhayal menjadi orang lain yang belum tentu baik untuk karakter kita? kenapa kita tidak memulai untuk menghargai dan mensyukuri diri kita sebab keserbabedaan tersebut?? dan menghargai kelebihan mereka sebagai kelemahan pribadi dan juga sebaliknya kelebihan pribadi adalah kelemahan bagi mereka.

 

______–DARI  mana lagi kalau bukan dari persahabatan, keterikatan emosional, saling mengasihi, belajar menghargai, ruangan jiwa ini terpenuhi???———

 

 

 

 

 

September 9, 2007

bwt maTaziZ

Filed under: emosionaL RienJ

Terimakasih dari hati yang terdalam teruntuk “Mat AbduL Aziz”

 

Tatkala sahabat kecil saya yang sekarang duduk di semester satu mengirimkan sms

“kak ririn, terimaksih yach telah berbaik hati mo ngajarin saya internet, maafkan aku ya kak karena telah menyita waktu n juga ngrepotin kakak”

 

setelah membaca sms dari sahabat kecil, spontan ada ruang kebutuhan dalam hidup saya yang terpenuhi. Dan sayapun menuliskan kalimat untuk nyemangatin saya

“SEKECIL APAPUN KEBAIKAN YANG KITA LAKUKAN PASTI ADA MANFAATNYA, TIDAK SEKEDAR YANG DIPANDANG ORANG LAIN PENUH PRESTASI, DENGAN MEMBERIKAN MEDALI.”

            Iya!!!ternyata ucapan terimakasih dari sahabat kecil mampu nyemangatin hidup saya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!kini saya semakin tenang tatkala saya mampu menguasai keraguan menjadi sesuatu yang menarik.

Terima kasih kepada “MATABDUL AZIZ”

Yang selalu nyemangatin hidup saya untuk selalu berkarya dan makin berarti………

Meskipun penziarahan saya terhadap ruang batinmu terlambat sudah. Tapi saya yakin bahwa kamu masih menghargai saya sebagai sahabat kamu………

Karena kamulah saya semangat ????????

Bagi siapa saja yang pernah berterimakasih karena saya ajarin internet (meskipun saya juga blm banyak tahu), pada hakekatnya itu adalah ucapan doa dan terimakasih teruntuk yang membuat saya bias untuk inikarena kamu telah memberikan semangat lebih dalam hidup saya…

marhaban ya syahr Ramadhan!!!!

Filed under: spirituaL rienJ

adalah bagi spiritual kita penuhi

istirahatkan sejenak kerja intelektuaL

moga kita mendapatkan barokah di dalamnya dengan segala i’tikat baik!!!amiinn

 

 

PPM selangkah lebih maju

Filed under: intelektuaL rienJ

 

 

Darah ini telah membiru meski saya tidak bisa mencoretinya dengan berbagai penghargaan,,,,,,

kita birukan kampus UIN Jakarta!!!!!! 

PEmira’07 10-11 sepT’07,,,,,,

 

 

apa yang sesungguhnya mereka cari dan inginkan!!!!!

Filed under: emosionaL RienJ

Saya sering sekali menyaksikan orang-orang yang idealis hidupnya habis untuk menyalahkan kenyataan, kenyataan yang seringkali menghampiri hidup, seringkali terjadi di luar rencana dan dugaan, jauh sekali dari nilai-nilai idealitas yang mereka impikan.

            Siapa mereka???……anehnya mereka adalah praktisi pendidikan, orang-orang yang hidupnya di dedikasikan penuh di dunia akademik, untuk mendidik generasi bangsa. Benarkah?????/bahwa pendidikan formal hanya mengajari ide-ide yang seringkali mereka ucapkan tanpa tahu apa yang mereka omongkan. Ide-ide yang menjajah hidup kita dan terbiasa menyalahkan kenyataan yang terjadi. Dan mereka menyusun berbagai teori untuk semakin mengukuhkan bahwa kenyataan benar-benar salah.

‘BAHWA HIDUP INI BUKAN IMPIAN BELAKA, DAN JUGA BUKAN KHAYALAN YANG SEKEJAP SEMUANYA DAPAT TERWUJUD SESUAI DENGAN KEINGINAN, BAHWA HIDUP ADALAH KENYATAAN ITU SENDIRI”

            iya!!!!!hari ini sebelum saya mempresentasikan makalah saya, sayapun harus sibuk mengumpulkan ide-ide terbaik, seperti harapan dosen dan sahabat2 yang akan mengomentari, mempertanyakan, mengkritik,,,,,,,,,,,dan sayapun harus seperti?????

Saya capek, saya lelah, jenuh sekali dengan segudang teori yang semakin membuat pencarian hidup semakin kehilangan muaranya. Berhadapan dengan mereka tiada hari tanpa menyalahkan.

Memang lebih baik saya diam???????/

            Anehnya apakah mereka benar-benar tahu, solusi yang terbaik setelah mereka menyalahkan???menyalahkan DIKNAS, menyalahkan DEPAG yang terkenal dengan sarangnya koruptor, yang membuat pendidikan Islam (madrasah) terhambat perkembangannya?????

Tatkala saya terdaftar jadi mahasiswa dengan segala peraturan dan masalah birokrasi yang ribet. Iya!!!!saya juga harus ikut mereka.

Tatkala saya tidak mengiyakan, hasilnya segudang prestasi akademik tidak lagi bersanding dengan diri saya. Dan diam bagi saya adalah penghianatan bagi mereka..

 

 

Iya!!!!

Cara pandang saya telah bergeser

Nth kemana??/kearah tidak menentu. Kuliah malas, tidak ada jawaban pasti

Setiap hari diskusi

Membicarakan kehidupan kesana-kemari

Setiap hari ceramah…

Mencari siapa lagi yang harus di salahkan???/

Saya capek?????——____

Pikiran saya jenuh, mandeg

Seakan-akan berbagai teori yang dijejalkan oleh para dosen, seolah berontak dan mempertanggungjawabkan, mana kenyatannya????

Saya sudah capek hidup di dunia ide, mimpi, serta harapan palsu.

Saya lelah______tak tahu arah

Saya ingin hidup yang lebih nyata, karena hidup adalah rangkaian kenyataan yang perlu disikapi dan kita bertindak.

Iya!!!!!

“MESKI PADA HAKEKATNYA JALAN KEHIDUPAN BERAWAL DARI MIMPI , SERTA IDE TAPI HENDAKNYA TETAP BERMURAH HATILAH TERHADAP KENYATAAN”

           saya tidak menganggap bahwa dunia ide itu tidak penting, tapi bagaimana kita mendekatkan teori tersebut dengan kenyataan, tidak memaksa kenyataan harus seperti yang diimpikan,,,,,,,,,,,,,,,,,,karena sampai kapanpun rasa syukur itu takkan pernah terucap jika kita tidak menerima kenyataan sebagai anugerah_Nya
 

 

 

 

 

_______tulisan ini, saya tulis pada waktu saya semester enam. Nth kenapa kalimat demi kalimat keluar apa adanya. Sebagai komunitas akademik kenapa saya berontak dengan dunia saya. Apakah benar seperti yang katakan ibu saya, bahwa saya telah menemukan dunia lain yang sejujurnya itu dunia saya sesungguhnya???????

“iya!!!!tanpa saya ingkari kenyataannya, saya jauh lebih nikmat merasakan kehidupan nyata dan masyarakat sesungguhnya…….

Saya merasakan nikmatnya nonton televisi bareng keluarga setelah kian lama saya tidak mengerti dunia keterikatan emosional itu; saya menikmati indahnya berbaur dengan keluarga besar saya. Ini adalah sebagai akibat dari seringnya saya menikmati liburan semester di rumah, di sana saya terdidik di kehidupan yang sangat nyata_____

 

 

 

KompLek Dosen UIN, Mei’07 

 

 






















Get free blog up and running in minutes with Blogs.ie
Theme designed by Naoko M